MENOLAK YANG SAKRAL

Mahasiswa Sastra Indonesia Universitas Andalas menyelenggarakan acara “Diskusi Kopi Sakarek” di lesehan Balairuang FIB Unand, (Kamis 06/11/2014)[...]

Refleksi Hari Pahlawan (Liputan Padang TV)

Perayaan Hari Pahlawan selama ini sebatas agenda tahunan berbagai instansi, baik pemerintah maupun pendidikan, tanpa menyentuh esensi dari nilai-nilai kepahlawanan itu sendiri[...]

SLIDE-3-TITLE-HERE

Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha - Premiumbloggertemplates.com[...]

If you are going [...]

SLIDE-4-TITLE-HERE

Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha - Premiumbloggertemplates.com[...]

SLIDE-5-TITLE-HERE

Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha - Premiumbloggertemplates.com[...]

Monday, September 28, 2015

Festival Bahasa dan Sastra Indonesia







I.                   PENDAHULUAN

Bahasa Indonesia sebagai salah satu poin dalam Sumpah Pemuda, merupakan manifestasi dari rasa persatuan dan kebangsaan rakyat di bawah payung negara Indonesia. Ia lahir bukan semata berdasarkan tuntutan akan perlunya sebuah bahasa negara, melainkan juga sebagai upaya mempersatu, sebagai identitas bersama yang memungkinkan terlahirnya kebanggaan dan rasa cinta terhadap negara. Maka dari itu, memahami bahasa Indonesia adalah sebuah keharusan bagi setiap warga negara Indonesia, demi memperkokoh semangat dan identitas kebangsaan Indonesia.
Di masa kini, ketika globalisasi kian tidak terkendali dan batas-batas antar-negara di dunia semakin diminimkan, setiap warga negara perlu untuk memperkuat identitas bangsa. Dengan menunjukan diri dalam laku berbahasa, rakyat akan menjadi solid dan terus terasah rasa satu nasib satu sepenanggungan. Dengan begitu, bangsa akan memiliki pijakan yang kokoh dalam menghadapi peleburan tidak terkendali yang dituntut zaman hari ini, bisa terhindar dari serangan kelatahan identitas yang banyak terjadi hari ini di berbagai belahan dunia.
Upaya pengokohan identitas bahasa ini, salah-satunya, telah dilakukan sejak dulu oleh para penulis sastra. Lewat media sastra, bahasa dikembangkan sedemikian rupa. Bahasa Indonesia terus diperbarui, dicari bentuk dan pola baru, sehingga memungkinkan terjadinya pematangan identitas bahasa Indonesia. Telah banyak perkembangan yang terjadi dalam struktur kebahasaan Indonesia, dan itu sebagian besarnya dihasilkan dari imajinasi dan laku kreatif para penulis sastra. Para penulis sastra, umumnya, terus menghasilkan diksi-diksi baru, metafora-metafora atau istilah-istilah yang pemaknaannya segar, yang dengan itu menjadikan bahasa Indonesia semakin kaya, semakin kompleks akan kosakata.
Beranjak dari ini pulalah, maka dirasa perlu peran sastra secara terus-menerus demi kepentingan pengembangan bahasa Indonesia. Regenerasi para khalayak, terutama penulis sastra tampak menjadi jawaban atas kebutuhan ini. Regenerasi di sini maksudnya, suatu keadaan di mana tradisi membaca karya sastra dan menulis karya sastra ramai diminati oleh masyarakat, terutama di kalangan anak muda. Sebagai generasi emas bangsa, di sinilah anak muda memiliki peran sungguh penting bagi pembangunan identitas bangsa. Lewat sastra, generasi muda ini mesti berperan dalam memperkaya bahasa Indonesia, sekaligus menumbuhkan kesadaran akan keindonesiaan, akan nasionalisme, rasa memiliki atas bangsa dan negara.
Sayangnya, kondisi yang berkembang dewasa ini, jauh dari apa yang diharapkan. Hari ini, posisi bahasa Indonesia bisa dibilang terancam, oleh berbagai faktor. Di samping kurangnya minat para siswa sekolah terhadap pelajaran bahasa Indonesia, kemunduran bahasa juga turut digalang oleh sikap pemerintah yang secara tidak langsung telah merendahkan martabat bahasa Indonesia itu sendiri. Hal ini tampak dari kebijakan terbaruu Presiden Republik Indonesia yang begitu saja menghapus bahasa Indonesia dari daftar syarat melamar pekerjaan bagi warga negara asing. Ditambah lagi dengan kurangnya tradisi membaca dan menulis karya sastra di kalangan siswa/siswi sekolah, membuat pelajaran bahasa dan wawasan sastra semakin terlihat tidak memiliki posisi dalam membangun bangsa.
Dari keprihatinan semacam ini, perlu kiranya para ahli, ilmuan/akademisi turut ambil bagian dalam membenahi kondisi kurang sehat tersebut. Para ahli bahasa atau akademisi yang berkutat dalam bidang ini mesti mengambil inisiatif dan jalan keluar yang tepat, salah-satunya dengan cara turun langsung ke masyarakat, mengembangkan tradisi membaca dan menulis karya sastra, menumbuh-kembangkan perhatian para anak muda terhadap bahasa Indonesia, terhadap pelajaran Bahasa Indonesia di sekolah-sekolah yang ada.
Beranjak dari kesadaran tersebut, HMJ Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas ingin menunjukkan peran dalam membangun bahasa dan dunia sastra Sumatera Barat dengan mengadakan kegiatan “Festival Bahasa dan Sastra Indonesia”. Kegiatan ini merupakan sebuah usaha strategis dalam menggairahkan minat para pelajar terhadap pelajaran Bahasa Indonesia, juga terhadap iklim sastra di Sumatera Barat. Kegiatan ini juga termasuk upaya pengenalan, sebuah upaya mempopulerkan jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia di perguruan tinggi, khususnya di Universitas andalas.
Kegiatan Pekan “Festival Bahasa dan Sastra” ini merupakan bentuk perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi, dan sekaligus sebagai usaha sosialisasi dalam mendorong minat generasi muda Sumatera Barat mendalami bahasa dan minat terhadap karya sastra.

Ketentuan Umum :


  • ·Siswa atau siswi SMA/SMK/MA /sederajat se-Sumbar.
  • Setiap sekolah boleh mengirimkan lebih dari satu kandidat/tim untuk masing-masing bidang lomba.
  •  Peserta suatu bidang lomba tidak boleh merangkap sebagai peserta di bidang lomba lainnya. 
  • Pendaftaran dilakukan melalui e-mail ke: hmjsasindo_unand@yahoo.com dan melalui sms ke nomor panitia yang tercantum pada ketentuan masing-masing lomba.
  • Pendaftaran atau pengiriman karya dilakukan selambat-lambatnya tanggal 17 Oktober 2015. 
  • Biaya pendaftaran dikirim ke nomor rekening: 2102-0210-19053-9 (Bank Nagari, a/n, HMJ Sastra Indonesia Unand). 
  • Panitia tidak menanggung biaya akomodasi perjalanan para peserta yang akan menghadiri acara pada tanggal 29 Oktober 2015 di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas Padang. 
  • Juri terdiri dari akademisi, sastrawan, seniman dan budayawan yang berpengalaman di bidangnya.




Ketentuan Khusus Lomba Cipta Puisi:

  • · Tema bebas.
  •  Lomba bersifat individu.
  •  Puisi merupakan karya asli, bukan jiplakan.
  •  Setiap peserta mengirimkan satu puisi terbaiknya.
  •  Panjang puisi tidak dibatasi.
  •  Setiap peserta melakukan pendaftaran dengan cara mengirimkan naskah puisi, surat pernyataan originalitas karya, biodata diri, beserta asal sekolah ke e-mail panitia.
  •  Biaya pendaftaran Rp, 25.000/peserta dan konfirmasi melalui sms ke panitia (Roby Satria: 081272299090).
  •  Pemenang diumumkan melalui sms pada tanggal 25 oktober 2015.
  •  Pemenang I, II, dan III diharapkan hadir pada tanggal 29 Oktober 2015 di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas untuk penerimaan hadiah.




Ketentuan Khusus Lomba Karya Tulis Ilmiah:
  • ·Tema: Fenomena Bahasa dalam Pergaulan Remaja.
  •  Hasil karya bersifat orisinil.
  •  Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar (menurut EYD.
  •  Naskah memuat unsur-unsur karya ilmiah seperti latar belakang, masalah, tujuan, manfaat, kajian pustaka, landasan teori, metode penelitian (bila merupakan hasil penelitian), pembahasan, kesimpulan, dan saran.
  •  Karya tulis harus memuat sumber rujukan (daftar pustaka) dari hasil penelitian berupa skripsi, tesis, disertasi, atau jurnal (minimal satu) dan buku teori (minimal tiga) baik cetak maupun e-book.
  •  Jumlah halaman naskah minimal 4 halaman dan maksimal 7 halaman.
  •  Menggunakan 2 spasi, margins atas 4 cm, kiri 4 cm, kanan 3 cm dan bawah 3 cm.
  •  Peserta mengirimkan satu rangkap copy naskah, surat pernyataan originalitas karya. beserta nama dan alamat sekolah ke e-mail panitia, dan sms konfirmasi ke nomor: 08982684953 (Sabrina Indah Sari).
  •  Biaya pendaftaran sebesar Rp, 35.000/ peserta.
  •  10 karya terbaik dimumkan tanggal 25 oktober 2015 dan akan dipresentasikan di Fakultas Ilmu Budaya Unand pada tanggal 29 Oktober 2015, untuk penentuan  pemenang.




Ketentuan Khusus Olimpiade Bahasa Indonesia (Lomba Penyelesaian Soal-soal Bahasa):

  • · Lomba bersifat individu.
  •  Setiap peserta melakukan pendaftaran dengan cara mengirimkan biodata lengkap beserta asal sekolah melalui e-mail atau sms ke panitia (Annisa Irfayuli: 081277634226.
  •  Biaya pendaftaran Rp 35.000/orang dan konfirmasi melalui sms ke panitia.
  •  Peserta melakukan registrasi ulang di lokasi acara pada tanggal 29 Oktober 2015 dengan membawa bukti pembayaran.
  •  Masing-masing peserta membawa papan dan rol abo, pensil 2B,  dan penghapus.
  •  Peserta menyelesaikan soal-soal-soal  Bahasa Indonesia Umum yang di sediakan oleh panitia dengan durasi waktu 100 menit.
  •  Pemenang diumumkan langsung pada tanggal 29 Oktober 2015.




Ketentuan Khusus Lomba Cipta Cerpen:


  • ·Tema cerpen bebas.
  •  Lomba bersifat individu.
  •  Setiap peserta mengirimkan satu karya terbaiknya.
  •  Peserta mengirimkan satu rangkap copy naskah cerpen, surat pernyataan originalitas karya, beserta nama dan alamat sekolah ke e-mail panitia.
  •  Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar (menurut EYD).
  •  Jumlah halaman naskah minimal  4 halaman dan maksimal 7 halaman.
  •  Menggunakan 2 spasi, margins atas 4 cm, kiri 4 cm, kanan 3 cm dan bawah 3 cm.
  •  Biaya pendaftaran Rp, 25.000/peserta dan konfirmasi melalui sms ke panitia (Iffah Zahra: 081364454029).
  •  Pemenang diumumkan melalui sms pada tanggal 25 oktober 2015.
  •  Pemenang I, II, dan III diharapkan hadir pada tanggal 29 Oktober 2015 di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas untuk penerimaan hadiah.  




Ketentuan Khusus Lomba Musikalisasi Puisi:


  • ·Tim musikalisasi maksimal terdiri dari 5 personil.
  •  Tema puisi yang akan dibawakan bebas asalkan merupakan hasil karya penyair Indonesia.
  •  Tim peserta melakukan pendaftaran dengan cara mengirimkan naskah puisi yang akan dibawakan beserta nama grup, nama-nama personil, dan asal sekolah ke email  panitia atau sms ke: 081266468092 (Fatma Darmila).
  •  Biaya Pendaftaran 50.000/tim.
  •  Seluruh teks puisi menjadi syair lagu, tetapi tetap terdapat unsur pembacaan puisi baik sebagai backsound maupun selingan lagu.
  •  Musik merupakan aransemen sendiri.
  •  Durasi pementasan setiap grup maksimal 10 menit.
  •  Tim musikalisai yang sudah terdaftar akan mengambil nomor undian pada saat registrasi ulang pada tanggal 29 Oktober di Fakultas Ilmu Budaya. Unand.



(Infokom HMJ Sasindo Unand)

By HMJ Sasindo Unand with No comments