Tuesday, April 7, 2015

Pra-makalah Pekan Kritik Sastra 2 - Khairy Raif Thaib

*Makalah secara utuh mengenai ulasan terhadap buku "Ziarah Kemerdekaan" akan disampaikan dalam seminar kritik sastra, Selasa, 14 April 2015, dalam agenda Pekan Kritik Sastra 2 di Fakultas Ilmu Budaya Unand.




Pada awal tahun 2015 ada beberapa sastrawan Sumatra Barat yang menerbitkan buku, baik novel, kumpulan cerpen, ataupun kumpulan puisi. Salah satunya adalah Muhammad Ibrahim Ilyas yang menerbitkan kumpulan puisi Ziarah Kemerdekaan. Kumpulan puisi Ziarah Kemerdekaan berisi 52 puisi yang ditulis dari tahun 1979 sampai 2014. Kebanyakan dari puisi-puisi itu menceritakan kegagalan kemerdekaan Indonesia. Kemerdekaan digambarkan belum mampu untuk menaungi masyarakat yang banyak. Masyarakat tetap hidup dalam penderitaan dan kemiskinan. Makalah ini mencoba menafsirkan bentuk-bentuk kegagalan kemerdekaan: penderitaan, kemiskinan, korupsi, juga ketidakadilan yang terdapat dalam puisi. Makalah ini memakai pendekatan sosiologi sastra yang mana karya sastra adalah sebuah realitas sosial. Sosiologi sastra yan digunakan yaitu sosiologi karya yang mana hanya melihat hubungan masyarakat dalam puisi itu sendiri.

Dari pembahasan yang dilakukan diketahui bagaimana gambaran kegagalan kemerdekaan dan bagaimana perasaan pejuang-pejuang yang telah berjuang untuk memerdekakan Indonesia.

By HMJ Sasindo Unand with No comments

0 komentar:

Post a Comment